“Artikel ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul Jasa Validasi Metodologi dan Perhitungan Pengurangan Emisi.” Berisi ringkasan atas laporan pekerjaan Jasa Validasi Program Aksi Mitigasi yang dilakukan oleh tim ahli Enerco Nusantara Engineering.
C. Validasi Metodologi dan Pemantauan Pengurangan Emisi
Program aksi mitigasi ini didasarkan pada peningkatan efisiensi di penggunaan energi steam di peralatan Steam Turbine Kompresor Refrijeran. Penghematan energi steam akan mengurangi konsumsi bahan bakar natural gas di Boiler.
Latar belakang kegiatan ini adalah kondisi feed gas yang jumlahnya naik turun. Kondisi ini menuntut pengoperasian Steam Turbin Kompresor Refrijeran harus dapat mengimbangi perilaku naik turunnya feed gas. Salah satu metode yang dilakukan adalah dengan mengatur bukaan anti surge pada Kompresor Refrijeran.
Sebelum projek efisiensi ini dijalankan, pengaturan bukaan anti surge dilakukan secara manual. Guna menghindari kesalahan human error dan mempercepat respon perubahan feed gas yang naik turun maka bukaan anti surge yang awalnya dioperasikan secara manual diubah menjadi otomatis.
Sehingga ditetapkan judul program aksi mitigasinya adalah Otomatisasi Sistem Pengendalian Anti surge Kompresor Refrijeran untuk Mengurangi Konsumsi Steam.
C.1. Informasi umum metodologi yang sesuai
Judul Metodologi : Energy efficiency and fuel switching measures for industrial facilities
Kategori : Industrial Energy Efficiency
Nomor Penetapan : CDM AMS-II.D version 13.0
Tanggal Penetapan : 04 Oktober 2013
Typical Project (s) :
- Peningkatan efisiensi energi proses yang memengaruhi satu langkah produksi/proses elemen (misalnya tungku, kiln) atau serangkaian langkah produksi/proses elemen (misalnya proses industri yang melibatkan banyak mesin);
- Peningkatan efisiensi energi pada peralatan konversi energi yang memasok energi termal/listrik/mekanik di fasilitas pembangkit Listrik dan unit boiler.
Jenis Aksi Mitigasi GRK :
- Efisiensi Energi. Meningkatkan efisiensi energi dengan melakukan Otomatisasi Sistem Pengendalian Anti surge Kompresor Refrijeran untuk Mengurangi Konsumsi Steam pada Produksi LNG yang Rendah.
Kondisi penting dimana metodologi ini dapat diterapkan :
- Penggunaan energi dalam batas proyek dapat diukur secara langsung atau dapat ditentukan menggunakan standar nasional/internasional;
- Peningkatan efisiensi oleh proyek dapat dibedakan secara jelas dari perubahan/peningkatan efisiensi yang tidak disebabkan oleh proyek;
- Keluaran proyek setara dengan keluaran yang dihasilkan pada baseline.
Parameter penting :
- Saat Validasi: Konsumsi energi, intensitas emisi jenis energi, tingkat layanan keluaran pada baseline.
- Yang dipantau: (1) Pengukuran penggunaan energi peralatan; (2) Keluaran; (3) Jika parameter keluaran tidak dapat diukur, jumlah bahan masukan (bahan baku).
Skenario Baseline :

Skenario Proyek :

C.2. Ruang Lingkup dan Prasyarat Penetapan Metodologi
Ruang Lingkup :
Metodologi ini berlaku untuk kegiatan yang melibatkan peningkatan efisiensi energi di satu atau beberapa fasilitas industri, pertambangan, atau produksi mineral, mencakup:
- Peningkatan efisiensi dalam proses produksi
- Peningkatan efisiensi peralatan konversi energi
- Proyek retrofit, penggantian, maupun pembangunan baru (greenfield projects) yang berfokus pada penghematan energi atau pengalihan bahan bakar lebih bersih
Prasyarat Penetapan Metodologi :
- Proyek yang berfokus utama pada penggantian bahan bakar fosil tidak disarankan menggunakan metodologi ini.
- Pengukuran konsumsi energi (listrik, bahan bakar fosil, steam, udara tekan) harus dapat diukur secara langsung dalam batas proyek.
- Produk yang dihasilkan selama periode kredit harus setara dalam fungsi, penggunaan, dan kualitas dengan produk baseline
C.3. Informasi Proyek
“Sub Bab ini berisi judul proyek, tanggal pelaksanaan, deskripsi batasan proyek. Termasuk juga pelaksanaan dan hasil perhitungan emisi.”
C.4. Monitoring Plan
“Di bagian ini menjelaskan beberapa parameter yang relevan, termasuk frekeunsi dan instrument yang dibutuhkan untuk monitoring.”
D. Kesimpulan
Berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan oleh Tim Ahli PT Enerco Nusantara Engineering terhadap Program Dekarbonisasi di Industri LNG ini, dapat disimpulkan bahwa
- Kegiatan mitigasi telah berjalan sesuai dengan tujuan penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) melalui peningkatan efisiensi energi.
- Peningkatan efisiensi energi dilakukan dengan otomatisasi bukaan anti surge di kompresor refrijeran.
- Program telah sesuai dengan metodologi aksi mitigasi yang teregistrasi dalam Sistem Registrasi Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN PPI) milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yaitu CDM AMS-II.D : Energy efficiency and fuel switching measures for industrial facilities.
Selanjutnya, Industri LNG ini dapat melakukan harmonisasi data dan validasi berkala terhadap sistem pengukuran emisi. Serta memperluas penerapan teknologi efisiensi energi di seluruh zona operasi.
Layanan Jasa Validasi Aksi Mitigasi oleh Enerco
Anda dapat memastikan klaim karbon perusahaan Anda dengan pihak ketiga yang kompeten dan independen seperti PT Enerco Nusantara Engineering. Bekerjasama dengan Lembaga inspeksi validasi dan verifikasi seperti TUV Rheinland, Enerco menyediakan layanan jasa validasi yang profesional dan komprehensif untuk menghasilkan laporan yang akurat.
Informasi lebih lanjut terkait layanan Jasa Validasi Aksi Mitigasi ini, Anda dapat mengubungi kami melalui halaman enerco.id



