Use energy wisely to reduce cost, energy consumption and emission

Audit energi ini dilakukan pada industri pembangkit, tepatnya PLTGU. Salah satu targetnya adalah untuk mendapatkan PROPER Emas, dimana efisiensi energi menjadi salah satu kriteria yang dinilai. Audit energi di PLTGU ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi :

  1. Peralatan, unit dan bagian mana saja dari suatu fasilitas pengguna energi yang menghabiskan lebih banyak energi dari yang seharusnya digunakan.
  2. Apa yang menyebabkan tingginya penggunaan energi tersebut.
  3. Berapa besar potensi penghematan yang mungkin untuk dilakukan, dan
  4. Bagaimana dampak yang ditimbulkan terhadap biaya produksi.

Melalui audit energi ini akan diperoleh gambaran secara menyeluruh terhadap penggunaan energi pada PLTGU dan mencari upaya apa yang harus dilakukan dalam rangka meningkatkan efisiensi penggunaan energi (konservasi energi).

Maksud dan Tujuan Kegiatan Audit Energi di PLTGU

Maksud :

  1. Melakukan evaluasi terhadap performance peralatan pembangkit energi guna memperoleh gambaran tingkat efisiensi pada peralatan dengan melakukan pemeriksaan mulai dari bahan bakar, Gas Turbine Generator (GTG), Waste Heat Recovery Boiler (WHRB), Steam Turbine (ST) dan Condensor (C)
  2. Mengevaluasi kualitas daya kelistrikan yang meliputi: ketidak-seimbangan arus, ketidak-seimbangan tegangan, kestabilan tegangan terhadap beban kejut, faktor daya, tingkat harmonic (THD) arus, dan tingkat harmonic (THD) tegangan.

Tujuan :

  1. Menentukan langkah yang diperlukan guna meningkatkan efisiensi dan kehandalan peralatan pembangkit energi.
  2. Membuat distribusi aliran energi sehingga diketahui peta Significant Energy User (SEUs).
  3. Menentukan langkah-langkah prioritas yang diperlukan guna meningkatkan efisiensi dan kehandalan PLTGU secara umum.
  4. Menentukan langkah yang diperlukan guna meningkatkan kualitas daya dan kehandalan kelistrikan sehingga memperlambat kerusakan peralatan.

Ruang Lingkup

Ruang Lingkup pekerjaan (scope of work) Audit Energi di PLTGU ini terbagi dalam dua kegiatan utama, audit energi dan konservasi energi.

1. Audit Energi 

  1. Melakukan kegiatan audit energi di lokasi PLTGU meliputi di bangunan, perkantoran dan fasilitas pengguna energi lainnya di lingkup area yang ditentukan.
  2. Melakukan pengukuran, pencatatan penggunaan energi dari variable-variabel yang mempengaruhi dan pengumpulan data historical serta interview/diskusi untuk menyusun Energi Conservation Opportunity (ECO) disertai dengan kajian secara teknis dan ekonomis.
  3. Melakukan analisis terhadap kewajaran penggunaan energy pada peralatan dan merekomendasikan langkah-langkah penghematan yang mungkin dilakukan dengan kategori no/low cost, medium cost maupun high cost.
  4. Memberikan informasi mengenai jumlah kebutuhan energi listrik dan bahan bakar yang optimal bagi kegiatan operasional

2. Konservasi Energi

  1. Mengkaji kinerja peralatan pengguna energi untuk mengetahui kondisi operasi seperti profil beban, efesiensi operasi. Serta hal lain yang berkaitan dan berpengaruh terhadap efisiensi operasional secara keseluruhan dan peralatan utama pengguna energi;
  2. Mengetahui kuantitas emisi gas buang yang dihasilkan dari pemakaian energi dan proses produksi serta upaya penurunannya;
  3. Melakukan assessment dan analisis sistem monitoring/metering eksisting dan pengembangannya serta menentukan sistem referensi energi atau alur penggunaan energi di tiap-tiap objek.
  4. Menyusun pelaporan hasil kegiatan audit energi, bahan bakar, yang memuat hasil pengumpulan data dan analisisnya.

Metodologi

Untuk melakukan kegiatan ini diperlukan data rancangan unit proses seperti process flowsheet, P&ID diagram, spesifikasi instrumentasi, dan manual operation, alat ukur (baik yang tersedia di perusahaan maupun di luar perusahaan) dan lain-lain. Metodologi dan tahapannya adalah sebagai berikut:

1. Melakukan kunjungan dan pengumpulan data

  1. Pengumpulan data rancangan unit proses (process flowsheet, P&ID diagram, spesifikasi instrumentasi dan manual operation).
  2. Identifikasi dan diskusi untuk pensinkronan dengan pihak perusahaan mengenai lokasi pengukuran, alat ukur, dan SDM.
  3. Menentukan parameter dan titik ukur, penyiapan alat ukur dan pengumpulan data,

2. Pengolahan dan analisis data (primer maupun sekunder)

  1. Mengidentifikasi sumber-sumber pemborosan energi.
  2. Menentukan besarnya penghematan energi yang bisa dicapai.
  3. Menentukan pilihan yang tepat terhadap pengoperasian peralatan yang hemat energi.
  4. Membuat kesimpulan dan rekomendasi tentang langkah-langkah yang diperlukan dalam usaha penghematan energi dalam bentuk implementasi penghematan.

3. Pembuatan Laporan

Laporan audit energi berisi data, analisis dan evaluasi yang bersifat confidential.

4. Presentasi akhir

Menjelaskan hal-hal yang berhubungan dengan hasil audit energi kepada pihak manajemen dan staf pengelola energi di perusahaan tersebut, dilanjutkan dengan diskusi.

Kesimpulan

Berikut ini adalah hasil dari kegiatan audit energi di PLTGU. Meliputi :

1. Temuan Audit Energi dan Rekomendasi

Berdasarkan hasil survey lapangan di PLTGU, terdapat peralatan yang tidak mempunyai metering. beberapa peralatan instrumentasi juga tidak bekerja dengan baik.

2. Peluang Penghematan Energi

Pada sistem termal, penghematan energi dapat dilakukan dengan cara :

  1. Mengatur prosentase oksigen di flue gas pada unit peralatan GTG agar prosentasenya sesuai desain. Tujuannya untuk mengurangi hilang panas yang terbawa oleh flue gas.
  2. Menurunkan beban kompresor di GT dengan cara melakukan preventive maintanence. Yaitu memberihkan sudu-sudu kompresor serta filter kompresor atau mengganti filter inlet kompresor apabila telah rusak.

Selain itu, meningkatkan efisiensi energi juga dapat dilakukan pada sistem kelistrikan dan di area bangunan perkantoran.

3. Kesimpulan

  1. Untuk memproduksi listrik, PLTGU ini membutuhkan energi sebesar 9,69 MMBTU/MWh.
  2. Dengan menerapkan konservasi energi sesuai rekomendasi auditor Enerco, PLTGU mampu menghemat energi 4,38 juta MMBTU/tahun atau sebesar 18,44% dari konsumsi energi total.

Perusahaan Anda ingin melakukan efisiensi energi? Silahkan menghubungi kami melalui email admin@enerco.id atau kunjungi halaman contact us.

more insights

ENERGY AUDIT ON ORGANIZATION

ENERGY AUDIT ON UTILITY

STAY CONNECTED

PT ENERCO NUSANTARA ENGINEERING

HEAD OFFICE
Surya Breeze N.21 Karangbong, Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur 61254

JAKARTA OFFICE
Pulogadung Trade Center Blok H8 No 12 Kawasan Industri Pulogadung Jl. Raya Bekasi Km. 21, Jakarta 13920

Mobile-1 : +62 818-0326-1451
Mobile-2 : +62 821-5130-6990
Mobile-3 : +62 813-3273-3760

Email-1 : admin@enerco.id
Email-2 : training@enerco.id